No title (1)


Pergantian tahun selalu diawali perayaan malam tahun baru. 1 malam terakhir yang riuh dengan dentuman yang memenuhi langit tengah malam, disusul pola-pola indah yang muncul sekejap kemudian menghilang. Langit malam menelannya seutuhnya dihadapan jutaan pasang mata dibawahnya. Mata-mata itu terkesima dengan warna-warni malam,kebanyakan orang memang menunggu saat-saat itu. Seperti malam itu memberikan kebahagiaan tersendiri. Entahlah, aku yang mungkin terlalu sentimen pada kembang api. Kenapa memberi keindahan lalu menghilang dengan sangat cepat? Hanya menyisakan asap putih yg tenggelam di lautan langit hitam. Dimana keindahan itu berakhir ? Sekejapkah? Atau aku yang terlalu ingin memilikinya selamanya? Aku bahkan letih berusaha mengatakan bahwa seharusnya memang seperti itu. Semua yg datang akan pergi. Tapi hati ini tetap saja. Anggaplah aku adalah pecandumu, yg tidak dapat hidup jauh darimu. Dengan jarak yg ada pun aku nyaris mati. Apalagi setelah kamu menghilang? Yg kupikirkan adalah aku ingin hilang bersamamu. Aku ingin ikut bersamamu, kemanapun kamu pergi. Aku ingin jadi bayanganmu. Aku ingin menjadi bagian dari dirimu, seutuhnya. Dan saat itu juga warna indah kembang api itu menghilang. Aku kehilanganmu, seperti mata-mata itu. Hanya saja aku mungkin gila karena kehilanganmu. Sebelum itu, aku ingin lupa tentang kembang api ini, terlalu menyakitkan. Satu-satunya malam dimana aku selalu kehilanganmu. Percikan-percikannya masih menghantuiku setiap hari itu tiba,semoga saja hatiku hilang seperti asap.

image

2014 in review


The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2014 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

A San Francisco cable car holds 60 people. This blog was viewed about 540 times in 2014. If it were a cable car, it would take about 9 trips to carry that many people.

Click here to see the complete report.

Surat Cinta


Hay tersayang yg tercinta..
Saya hanya sekumpulan kata yg tidak berarti tanpa Anda yg membacanya. Saya hanya ungkapan kecil dari perasaan besar seseorang disana. Sayangnya ini hanya kumpulan kata, tidak cukup mendeskripsikan semuanya. Saya tidak bisa menggambarkan bagaimana seseorang disana tersenyum ketika mendengar Anda tertawa atau ketika dia mendengar Anda bernyanyi untuknya. Saya sudah lama tidak melihatnya tersenyum seperti itu, menyisakan banyak pertanyaan untuk saya mengenai Anda untuknya.
Continue reading